Skip to main content

Posts

Seperti biasanya

Saat ku terpuruk. Seseorang pernah berkata padaku. Jika orang lain bisa, kenapa kamu tidak. Apa Maksudnya? Apakah kamu ingin melihat aku seperti orang lain kebayakan? Aku ingin lebih baik. Dengan caraku. Tapi, bagaimana jika ini. Bagaimana jika itu. Kenapa jadi seperti ini. Kenapa jadi seperti itu. Ternyata aku salah lagi. Sekali lagi masih menjadi manusia teori. Tapi Tapi Tapi Ah sudahlah. Turuti saja apa mau dunia.

Agustus - Desember

Hatiku tak siap terluka Mentalku tak siap beradu. Ragaku tak siap penat. Selalu tak siap lelah. Selalu tak siap memikul beban. Dasar aku, payah sekali. Rasa ini dipaksa ada Dipaksa datang Mana sandaranku? Aku harus kemana. Aku harus bagaimana. Perasaan ini datang diwaktu yang tidak tepat. Selalu saja merasa sendiri. Ini semua karena semesta terus memaksa begini. Seakan berkata, ayo sedikit lagi. Kamu pasti bisa. Katanya ini bukan tentang angka. Tapi proses. Tapi bohong. Ku pikir mereka hanya tau tentang angka. Dari yang sudah-sudah. Aku memang harus begini. Untuk rasa bahagia yang seutuhnya. Untuk nanti yang masih samar-samar belum kulihat. Tenangkan hati. Ingat! kamu bukanlah pusat dunia. Urus saja benar dan salahmu.

#Psikologi: Self Fulfilling Prophecy

Mau bahas sesuatu yang kebetulan sedang relate dengan kejadian aku hari ini. Sepertinya hari ini aku sedang tidak beruntung. Hari ini diawali dengan motor mogok dan aku berpikir hari ini akan sangat melelahkan. Dannnnn ternyata benar ajah :( Mungkin dari kalian juga pernah merasakan ini. Ketika baru aja keluar dari rumah mengalami hal yang tidak menyenangkan. Kemudian kita meyakini bahwa itu adalah awal yang buruk dan akan menjadi hari yang buruk sepanjang hari. Trus ngejudge hari itu akan jadi bad day buat kamu. Kemudian ternyata benar, kamu telat datang kekampus, lupa membawa notebook atau modul, bermasalah dengan dosen, urusan organisasi berantakan dan hal buruk lainnya. Biasanya diakhir hari cuma bisa menangis dan mengeluh kelelahan mental. Hal ini bisa saja kita sedang mengalami sesuatu yang disebut a self-fulfilling prophecy. Dengan kata lain, harapan tentang suatu subyek baik berupa prediksi positif maupun negatif, seperti terhadap seseorang atau peristiwa, dapat memengaruhi...

FALL IN LOVE WITH "DIENG PLATEAU SIKUNIR" 2.263 MDPL

28 APRIL 2015 udah 9 bulan yang lalu dari aku nulis postingan ini yahh. tepatnya hari rabu di kota Jogjakarta. saat hari hujan dengan petir serta kilatnya. datanglah naga putih yang sedang minum susu beruang. dan dia memberikan 3 permintaan yang dapat dia kabulkan skip skip sebenarnya ini mau cerita pengalaman ke puncak sikunir.. ulang lagi. aku sama temen2 aku gitu liburan ke jogjakarta, sekalian ada yang daftar kuliah. kira2 seminggu setelah ujian nasional gituh. nah singkat cerita, tiba2 kami udah di solo aja wkwkwk kami di solo ya cuma satu malam karna ada keperluan aja, tapi gak sempet jalan2 karna hujannn bzz. skip 28 APRIL 2015 pada hari rabu. tiba2 aku sama temen2 aku ada dijogja lagi. ha cepet amat hehehe nah pas itu kita2 nih punya temen satu angkatan paskib dia satu tahun udah lulus duluan jadi dia udah kuliah di UII jurusan hukum. dengan nama yang disamarkan sebut saja namanya dio. dio gustriyadi lebih tepatnya wkwkwk. lah gak jadi samar namanya...

Surat untuk Dilla

Selamat ulang tahun yang ke 19 Dilla :) Hai Dilla di satu tahun kedepan. Ketika kamu membaca surat ini berarti usiamu telah 19 tahun. Aku menulis ini untuk kamu yang lebih tua satu tahun dari aku, hari ini aku ulang tahun yang ke 18. Begitu banyak   ucapan dan doa yang mengalir yang diberikan oleh teman-teman kita. Oh iya dil,   Kamu sedang apa? Mungkin kamu membaca ini ketika kamu mengerjakan tugas kuliah mu? Atau sedang pergi berlibur? Sedang ingin tidur seperti aku sekarang? Atau sedang berkumpul bersama teman baru mu? Atau masih dengan orang-orang yang masih setia bersama kamu sekarang? Atau dengan perasaan senang dan bahagia ? atau sedih ? semoga pilihan kamu nanti adalah pilihan yang menyenangkan, karena keadaan yang kita alami sekarang ini adalah pilihan kita sendiri dil.

Jangan Mengeluh dan Jangan Gelisah

Buat kalian yang masih suka mengeluh dan suka gelisah kalo terkena musibah atau sebagainya. Yuk baca ini dulu!  Dalam perjalanannya, manusia sering kali terkena masalah. Dan seringkali, karenanya, manusia tersesat tanpa arah. Banyak faktor memang. Namun ketetapan adalah ketetapan. Tidak ada satupun manusia didunia ini yang meminta kepada Tuhan untuk hidup susah, betul kan? Namun sayangnya, ketika kesusahan dan musibah melanda, ternyata manusia memborong sejuta keluhan, “kok begini ya,ko begitu ya”,sejuta permintaan,” kabulkan ini ya Tuhan! kabulkan itu ya Tuhan!”, dan hanya mengucap satu kata syukur. Apakah kalau begitu, kita harus begitu saja pasrah? Tidak semudah itu. Banyak ayat suci, dan semua keyakinan pun mengajarkan, bahwa keputusasaan adalah sesuatu yang buruk, dan harus dihindari. Inti dari semua masalah adalah agar manusia semakin memahami fitrahnya. Memahami apa yang harus dicari selama hidup. Lantas bagaimana dengan mereka yang tertimpa kesusahan? Hidup dalam...

tiga potong pisang goreng

Sesuatu telah membatku terenyuh dengan mudahnya Hanya dengan pisang goreng Tidak banyak Hanya tiga potong Ketika bertemu dengan penjual pisang goreng Di pinggir jalan Membeli apa yang ia jual di etalase gerobaknya Tiga puluh pisang goreng Iya benar, sangat banyak Sesaat aku menunggu Di kemaskannya Ku memberi uang Dan menunggu bapak penjual itu menukarkan uangnya Kemudian… Datang seorang ibu-ibu Tidak terlalu tua, ataupun terlalu muda Dia lusuh Dia lecek Dia terlihat kotor dan tidak rapih Mungkin dia pengemis Iya, dia pengemis Jujur ku tak terlalu suka dengan orang yang tidak mau berusaha mendapat rezki dengan cara yang lebih baik padahal sebenarnya dia masih mampu dari fisik nya dia pasti masih bisa tapi mungkin menadahkan tangan terasa jauh lebih mudah bapak penjual memberikan uang kembalian ku ku pikir bapak itu akan memberi uang kepada ibu itu tetapi tidak ternyata dia memberikan tiga potong pisang goreng mili...