Skip to main content

Posts

Showing posts with the label self thoughts

Hasrat Untuk Berubah

Ketika aku muda dan bebas berkhayal,  aku bermimpi ingin mengubah dunia.  Seiring dengan bertambahnya usia dan kearifanku,  kudapati bahwa dunia tak kunjung berubah.  Maka cita-cita itu pun agak kupersempit,  lalu kuputuskan untuk hanya mengubah negeriku,  namun tampaknya hasrat itupun tiada hasil.  Ketika usiaku semakin senja.  dengan semangat yang masih tersisa,  kuputuskan untuk hanya mengubah keluargaku, orang-orang yang paling dekat denganku.   Tapi celakanya,  mereka pun tidak mau diubah!  Dan kini,  sementara aku berbaring saat ajal menjelang,  tiba-tiba kusadari. "Andaikan yang pertama-tama ku ubah adalah diriku  maka dengan menjadikan diriku sebagai panutan  mungkin aku bisa mengubah keluargaku.  Lalu berkat inspirasi dan dorongan mereka,  bisa jadi aku pun mampu mengubah negeriku. Kemudian siapa tahu,  Aku pun bahkan bisa mengubah dunia."  Ditulis dan dicatat ulang oleh Eimir Am...

Tentang Air Mata

  Air mata dekat kaitannya dengan menangis. Sewaktu masih kecil saya sering menangis. Saat saya terjatuh dari berlari. Saat saya tidak dibelikan mainan. Saat berkelahi dengan kakak saya untuk hal-hal yang tidak penting. Maupun saat ditinggal ayah atau ibu saya pergi bekerja. Saya selalu diingatkan untuk jangan menangis. Air mata saya pun dihapus. Menangis itu cengeng. Menangis itu memalukan. Dan yang paling saya ingat. Menangis itu tidak menyelesaikan masalah. Begitulah aturan mainnya. Semakin tinggi usia. Saya jarang sekali menangis. Untuk apapun. Beberapa waktu yang lalu saya baru menyadari. Saat mendapatkan masalah diluar kendali saya. Berat sekali. Saya pun linglung. Saya sanggup menahan air mata berbulan-bulan lamanya. Sampai akhirnya saya tahu. Bahwa menjadi manusia sempurna itu tidak mungkin. Bahwa menjadi manusia tanpa masalah itu mustahil. Akhirnya air mata pun jatuh dari tampunganya. Dia sudah tidak sanggu...

Surat untuk Dilla

Selamat ulang tahun yang ke 19 Dilla :) Hai Dilla di satu tahun kedepan. Ketika kamu membaca surat ini berarti usiamu telah 19 tahun. Aku menulis ini untuk kamu yang lebih tua satu tahun dari aku, hari ini aku ulang tahun yang ke 18. Begitu banyak   ucapan dan doa yang mengalir yang diberikan oleh teman-teman kita. Oh iya dil,   Kamu sedang apa? Mungkin kamu membaca ini ketika kamu mengerjakan tugas kuliah mu? Atau sedang pergi berlibur? Sedang ingin tidur seperti aku sekarang? Atau sedang berkumpul bersama teman baru mu? Atau masih dengan orang-orang yang masih setia bersama kamu sekarang? Atau dengan perasaan senang dan bahagia ? atau sedih ? semoga pilihan kamu nanti adalah pilihan yang menyenangkan, karena keadaan yang kita alami sekarang ini adalah pilihan kita sendiri dil.